HMI BADKO SULBAR: BANK MANDIRI DINILAI TAK LAGI AMAN, ANGKAT KAKI DARI SULAWESI BARAT!
Mulky | Bidang BUMND
0 Dibaca
Mamuju, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sulawesi Barat menilai Bank Mandiri telah kehilangan kepercayaan publik sebagai lembaga perbankan yang seharusnya memberikan rasa aman kepada masyarakat. HMI BADKO Sulbar pun menyatakan akan melakukan konsolidasi dengan seluruh cabang HMI se-Sulawesi Barat untuk mendesak Bank Mandiri tidak lagi beroperasi di Sulawesi Barat.
Ketua Bidang BUMD, Energi, Sumber Daya Alam dan Minerba HMI BADKO Sulbar, Muhammad Alif Mulky, menegaskan bahwa polemik rekening warga Pati menjadi alarm serius bagi masyarakat mengenai keamanan dan kerahasiaan data nasabah.
“Bank seharusnya menjadi tempat masyarakat merasa aman, bukan justru menimbulkan rasa khawatir. Kami menilai Bank Mandiri telah gagal meyakinkan publik bahwa data dan kepentingan nasabah benar-benar terlindungi,” tegas Muhammad Alif Mulky.
Menurutnya, persoalan tersebut juga menimbulkan persepsi berbahaya bahwa institusi perbankan dapat menjadi instrumen kekuasaan untuk menekan masyarakat yang kritis dan memperjuangkan demokrasi.
“Jangan sampai perbankan berubah menjadi alat kekuasaan untuk membungkam suara masyarakat dan pejuang demokrasi. Rekening dan data masyarakat tidak boleh menjadi instrumen tekanan terhadap mereka yang menyampaikan kritik,”ujarnya.
Atas dasar itu, HMI BADKO Sulbar akan mengonsolidasikan seluruh cabang HMI di Sulawesi Barat, serta mengajak mahasiswa, pemuda, dan masyarakat sipil untuk menyatukan sikap.
Kami akan konsolidasi. Ini bukan lagi sekadar kritik. Kami akan membangun gerakan bersama untuk mendesak Bank Mandiri menghentikan seluruh aktivitasnya dan tidak lagi beroperasi di Sulawesi Barat,tegasnya.
HMI BADKO Sulbar juga mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan evaluasi serius terhadap Bank Mandiri, khususnya menyangkut perlindungan dan keamanan data nasabah.
Muhammad Alif Mulky menegaskan, Sulawesi Barat bukan sekadar wilayah bisnis bagi bank BUMN.
“Sulawesi Barat bukan sekadar pasar. Jika Bank Mandiri tidak mampu memberikan rasa aman dan menjaga kepercayaan masyarakat, maka kami tegaskan: Bank Mandiri angkat kaki dari Sulawesi Barat!”
HMI BADKO Sulbar memastikan konsolidasi lintas cabang akan segera dilakukan sebagai langkah awal membangun gerakan advokasi melalui jalur konstitusional dan aksi publik yang damai.
“Tuntutan kami jelas: Bank Mandiri tidak lagi beroperasi di Sulawesi Barat. Kepercayaan masyarakat adalah harga mati dan tidak boleh dikorbankan,” tutup Muhammad Alif Mulky
Bagikan Berita Ini: